Obat Alami Campak Propolis Brazillian

Obat Alami Campak Propolis Brazillian – Rubeola, atau yang lebih dikenal dengan penyakit campak adalah infeksi menular yang disebabkan oleh virus. Sebelum imunisasi campak digalakkan, campak adalah salah satu penyakit endemik yang menyebabkan kematian terbanyak setiap tahunnya.

Obat Alami Campak Propolis Brazillian

Penyakit ini disebabkan oleh virus dalam keluarga paramyxovirus yang biasanya ditularkan melalui kontak langsung dengan penderita atau lewat udara. Virus menginfeksi saluran pernapasan dan kemudian menyebar ke seluruh tubuh.

Gejala spesifik dari penyakit ini adalah ruam kulit berwarna kemerahan yang muncul 7-14 hari setelah paparan dan dapat bertahan selama 4-10 hari. Pada anak-anak, penyakit ini bisa menyebabkan komplikasi serius yang mematikan jika tidak ditangani dengan baik. Oleh sebab itu, segera konsultasi ke dokter atau penyedia layanan kesehatan terdekat jika Anda atau anak Anda mengalami penyakit ini.

Baca Juga : Cacar Api Obati Dengan Propolis Brazillian”

Gejala Campak

  • Mata merah.
  • Mata menjadi sensitif terhadap cahaya.
  • Tanda-tanda seperti pilek (misalnya radang tenggorokan, hidung beringus, atau hidung tersumbat).
  • Demam.
  • Bercak putih keabu-abuan pada mulut dan tenggorokan.

Obat Alami Campak Propolis Brazillian

Obat Alami Campak Propolis Brazillian

Penyebaran Virus Campak

Bagi penderita campak, virus campak ada di dalam percikan cairan yang dikeluarkan saat mereka bersin dan batuk. Virus campak akan menulari siapa pun yang menghirup percikan cairan ini.

Virus campak bisa bertahan di permukaan selama beberapa jam dam bisa bertahan menempel pada benda-benda lain. Saat kita menyentuh benda yang sudah terkena percikan virus campak lalu menempelkan tangan ke hidung atau mulut, kita bisa ikut terinfeksi.

Campak lebih sering menimpa balita. Tapi pada dasarnya semua orang bisa terinfeksi virus ini, terutama yang belum pernah terkena campak atau yang belum mendapat vaksinasi campak.

Pengobatan Campak

Sistem kekebalan tubuh manusia secara alami akan melawan infeksi virus ini. Tapi jika komplikasi terjadi atau infeksi campak menjadi sangat parah, perawatan di rumah sakit kemungkinan akan dibutuhkan.

Untuk mempercepat proses pemulihan, terdapat beberapa hal yang bisa membantu:

  • Minum banyak air untuk mencegah dehidrasi.
  • Banyak istirahat dan hindari sinar matahari selama mata masih sensitif terhadap cahaya.
  • Minum obat penurun demam dan pereda sakit. Jangan berikan aspirin jika anak Anda berusia kurang dari 16 tahun.

Pencegahan

Vaksin atau imunisasi yang dilakukan sejak dini atau saat seseorang masih anak-anak adalah cara terbaik untuk mencegah campak. MMR merupakan salah satu jenis vaksin yang dapat melindungi seseorang dari serangan penyakit campak, gondongan, dan rubella atau campak Jerman. Vaksin ini juga termasuk jenis imunisasi yang diwajibkan oleh pemerintah.

Penyakit ini mudah menular. Oleh karena itu, hindari kontak langsung dengan orang-orang yang rentan terhadap infeksi virus ini – seperti anak kecil dan wanita hamil.

Selain itu, jaga selalu kebersihan lingkungan dan diri Anda. Cucilah tangan dengan benar, yaitu di bawah air mengalir dan menggunakan sabun agar kuman, bakteri, dan virus tak sempat berkembang biak di tubuh Anda.

Obat Alami Campak Propolis Brazillian

Propolis Brazilian yang di ekstraksi menggunakan Technology Nano (1 per satu miliar) yang berhasil membuat racikan Propolis dengan Kualitas Terbaik. Hasil racikannya membuat Propolis Nano Tech lebih bening dan molekulnya lebih kecil sehingga mudah diserap oleh sel tubuh. Mengandung 90% nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti: Vitamin lengkap, Asam amino, Mineral dari kandungan propolis yaitu Bioflavonoid.

 

 

  • Diproses Dengan Nano Technology
  • Speed Effect (Reaksi Cepat)
  • No Range (Tidak Ada Batasan Umur dan Kelamin)
  • Multiguna (Untuk Dalam Tubuh Dan luar Tubuh)
  • Health Food (Makanan Kesehatan Untuk yang Sehat Ataupun yang Sakit)
  • Tidak Ada Efek Samping

*) hasil bisa berbeda-beda untuk setiap orang karena kondisi tubuh yang berbeda-beda.

 

 

 

Sumber :

  • https://hellosehat.com/penyakit/penyakit-campak/
  • https://www.alodokter.com/campak
  • https://www.klikdokter.com/penyakit/campak/pencegahan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *