Propolis Brazillian Untuk Obat Gondok

Propolis Brazillian Untuk Obat Gondok – Penyakit gondok adalah kondisi dimana terjadi pembengkakan kelenjar tiroid. Kelenjar tiroid adalah organ berbentuk kupu-kupu yang terletak tepat di bawah jakun. Kelenjar ini memiliki fungsi penting, yaitu untuk memroduksi hormon tiroid yang berperan dalam berbagai proses-proses kimiawi yang terjadi dalam tubuh.

Propolis Brazillian Untuk Obat Gondok

Pada kondisi normal, kinerja kelenjar tiroid cenderung tidak kita sadari sama seperti organ-organ dalam yang lain. Tetapi jika terjadi pembengkakan, kelenjar tiroid akan membentuk benjolan pada leher. Benjolan ini akan bergerak naik dan turun saat anda menelan.

Ukuran benjolan pada penyakit gondok ini bervariasi pada masing-masing orang. Pada hampir sebagian besar kasus, penderita penyakit gondok tidak akan merasakan gejala apapun kecuali adanya benjolan di leher. Namun pada kasus yang parah, gejala seperti batuk-batuk, leher terasa tercekik, suara menjadi serak, susah menelan, dan kesulitan bernapas dapat dirasakan oleh pasien.

Jenis-jenis Penyakit Gondok

Terdapat dua jenis gondok, yaitu gondok difus dan nodul. Pengelompokan ini berdasarkan tekstur benjolannya.

Benjolan pada gondok difus terasa mulus saat disentuh. Sementara pada gondok nodul, benjolan terasa tidak rata dan bergumpal. Permukaan yang tidak rata tersebut disebabkan oleh adanya satu atau lebih benjolan berukuran kecil atau apabila terdapat cairan dalam benjolan.

Gejala-gejala Penyakit Gondok

Propolis Brazillian Untuk Obat Gondok – Tidak semua penderita gondok mengalami gejala. Namun apabila terjadi gejala , maka munculnya benjolan abnormal atau pembengkakan pada leher adalah tanda utama yang akan dikeluhkan oleh pasien.

Ukuran benjolan gondok berbeda-beda pada tiap penderita. Benjolan yang berukuran kecil biasanya tidak akan menimbulkan keluhan apapun. Meski demikian, benjolan tersebut dapat memengaruhi pernapasan serta menyebabkan penderita sulit menelan jika ukurannya bertambah besar.

Gejala-gejala lain yang mungkin menyertai pembengkakan meliputi tenggorokan yang terasa membengkak, perubahan suara (misalnya menjadi serak), batuk-batuk, serta kesulitan bernapas dan menelan.

Jika merasakan gejala-gejala di atas, terutama bagi penderita dengan benjolan yang terus membesar dan mengalami kesulitan bernapas atau menelan, Anda sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

Baca Juga : Propolis Untuk Kulit Wajah”

Propolis Brazillian Untuk Obat Gondok

 

Penyebab Penyakit Gondok

Setelah mengetahui tentang gejala gondok atau ciri-ciri gondok, pastinya Anda penasaran dengan penyebab gondok.

Sebenarnya, penyebab gondok terkadang sulit ditemukan faktor pemicu munculnya penyakit gondok ini sangat beragam. Tetapi ada beberapa faktor yang umumnya bisa memicu penyakit ini. Beberapa penyebab gondok di antaranya adalah:

  • Hipertiroidisme dan hipotirodisme. Penyebab gondok yang pertama adalah kinerja kelenjar tiroid yang berlebihan (hipertiroidisme) atau menurun (hipotiroidisme). Keduanya akan memicu pembengkakan kelenjar tiroid. Hipertiroidisme umumnya disebabkan oleh penyakit Graves. Sementara hipotiroidisme dapat dipicu oleh kekurangan iodin atau penyakit Hashimoto. Penyakit Hashimoto dan penyakit Graves merupakan kondisi autoimun.
  • Defisiensi iodin. Iodin dibutuhkan kelenjar tiroid untuk memproduksi hormon tiroid. Zat ini dapat ditemukan dalam ikan, tiram, rumput laut, sereal, gandum, serta susu sapi. Karena kekurangan iodin, kinerja kelenjar tiroid akan menurun dan mengalami pembengkakan dan hal ini bisa menjadi penyebab gondok.
  • Merokok. Asap tembakau yang mengandung senyawa tiosianat dapat memengaruhi kemampuan tubuh dalam memanfaatkan iodin. Selain dapat memicu gangguan kesehatan lainnya, merokok juga dapat menjadi penyebab gondok.

Di samping penyebab gondok di atas, ciri-ciri gondok juga dapat muncul jika terjadi kondisi berikut.

  • Keberadaan nodul dalam kelenjar tiroid.
  • Pengaruh kanker tiroid.
  • Inflamasi kelenjar tiroid akibat infeksi virus, bakteri, atau obat-obatan tertentu.
  • Kadar iodin yang berlebihan dalam tubuh.
  • Perubahan hormon karena pubertas, kehamilan, dan menopause.
  • Pajanan radiasi, misalnya saat menjalani radioterapi.
  • Pengaruh obat litium yang umumnya digunakan untuk menangani depresi dan gangguan bipolar.

Faktor risiko yang memunculkan ciri-ciri gondok:

Gondok dapat menyerang siapa saja, tapi ada beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk terkena penyakit ini. Faktor-faktor pemicu tersebut meliputi:

  • Usia. Risiko gondok meningkat seiring bertambahnya usia.
  • Jenis kelamin. Wanita memiliki risiko lebih tinggi dibandingkan pria.
  • Faktor keturunan. Memiliki anggota keluarga yang mengidap kanker tiroid atau penyakit autoimun akan meningkatkan risiko penyakit gondok.
  • Obat-obatan seperti amiodarone dan imunosupresan.
  • Kehamilan dan menopause. Risiko gangguan tiroid meningkat pada saat wanita sedang hamil atau menopause, tapi penyebabnya belum diketahui dengan pasti.

Berikut Makanan Yang Harus Dihindari Penderita Sakit Kelenjar Tiroid:

Sama seperti ada beberapa makanan yang bermanfaat bagi kesehatan dan fungsi tiroid Anda, ada beberapa makanan yang berbahaya untuk tiroid Anda. Oleh karena itu, Anda harus mencari untuk menghindari makanan ini sama sekali.

  • Aspartam: Jika Anda menggunakan aspartam sebagai pemanis buatan, maka Anda harus segera menghentikannya. Bahan ini  telah dikaitkan dengan penyakit Graves, dan banyak gangguan autoimun lainnya. Kehadiran kimia dalam aspartam dapat menyebabkan reaksi imun dalam tubuh, sehingga terjadi produksi antibodi tiroid dan peradangan tiroid.
  • Kedelai: Kedelai mengandung isoflavongoitrogen, adalah senyawa yang mengganggu kemampuan kelenjar tiroid bekerja optimal untuk menyerap yodium. Anda harus menghindari makanan yang berbasis kedelai, termasuk burger kedelai, tahu, susu kedelai, kecap, tempe, miso, dan minyak kedelai. Juga pastikan Anda tidak mengkonsumsi makanan olahan yang mengandung kedelai.
  • Gluten: Gluten juga merupakan goitroge. Selain itu, ini juga dapat memicu respons autoimun dalam tubuh jika Anda sensitif. Makanan dengan gluten meliputi gandum, barley, rye, dan sebagian besar makanan olahan lain. Jadi, jauhkan makanan mengandung gluten ini dari diet harian Anda.
  • Sayuran silangan: Ini adalah sayuran, seperti Bunga kol, kubis, kubis Brussel dan brokoli. Sayuran ini mengandung isothiocyanates yang goitrogen, yang dapat mempengaruhi kesehatan dan kerja kelenjar tiroid Anda. Ada ahli kesehatan yang memperhitungkan bahwa mengkonsumsi sayuran silangan yang dimasak dapat menghilangkan efek goitrogenik, dan memberikan banyak manfaat kesehatan. Namun, berkonsultasilah dengan dokter Anda sebelum Anda memutuskan untuk makan sayuran ini. Jika Anda melakukannya, pastikan Anda mengukus makanan ini dengan baik .

Propolis Brazillian Untuk Obat Gondok

Propolis Brazillian Untuk Obat Gondok

Propolis Brazillian Untuk Obat Gondok – Propolis Brazilian yang di ekstraksi menggunakan Technology Nano (1 per satu miliar) yang berhasil membuat racikan Propolis dengan Kualitas Terbaik. Hasil racikannya membuat Propolis Nano Tech lebih bening dan molekulnya lebih kecil sehingga mudah diserap oleh sel tubuh. Mengandung 90% nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti: Vitamin lengkap, Asam amino, Mineral dari kandungan propolis yaitu Bioflavonoid.

propolis

 

Propolis adalah semacam getah yang dikumpulkan oleh lebah madu dari berbagai pohon, aliran getah, atau sumber botani lainnya.
Sejak dahulu hingga kini, propolis dipercaya sebagai Herbal yang mampu membantu proses penyembuhan berbagai penyakit.
Kandungan antioksidan 1 tetes propolis = antioksidan 500 buah jeruk. Disamping itu, propolis kaya akan asam amino, vitamin-vitamin, bioflavonoids.
AMAN & LEGAL BPOM TR. 153690271
Melayani Pengiriman Ke Seluruh Indonesia

 

 

 

 

Sumber :

  • https://www.alodokter.com/penyakit-
  • https://doktersehat.com/penyakit-gondok-dan-cara-pengobatannya/
  • https://www.carakhasiatmanfaat.com/artikel/diet-makanan-yang-harus-dihindari-penderita-sakit-kelenjar-tiroid.html

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *